Senin, 19 Maret 2012

Tulisan 2 Minggu ke 1 TOU

Pasar Monopolistis


Pendahuluan

Latar Belakang
Keberadaan pasar Monopolistik yang signifikan yang mana menurut saya adalah bersifat melengkapi dari pasar persaingan sempurna, dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat luas. Hal ini karena dalam konteksnya yakni Pasar yang dimana terdapat banyak produsen yang mengahasilkan barang - barang atau produk yang berbeda corak (Differentiated Product). Tidak seperti pasar persaingan sempurna pada pasar monopolistik ini, iklan sangat berperngaruh.

Dengan landasan latar belakang diatas dan berbagai aspek lah yang membuat saya selaku penulis berkeputusan untuk membuat tulisan ini dengan tujuan mencoba menjelaskan makna dari pasar monopolistik yang mana saya pilah pokok pokok perumusan masalah yang akan saya pilah dalam tulisan ini, diantaranya sebagai berikut :
  • Pengertian dari Pasar Monopolistik
  • Ciri - ciri dari Pasar Monopolistik
  • Kebaikan dan Keburukan Pasar Monopolistik
  • Makna Periklanan dalam Pasar Monopolistik


Teori
Adalah Pasar yang mana Produsen menghasilkan dan menjual barang - barang yang serupa namun berbeda corak. Pada pasar persaingan monopolistik harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan, namun bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik dalam benak masyarakat lah yang mampu membuat masyarakat mau membeli produk tersebut meskipun harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

Pembahasan

Pengertian Pasar Monopolistik.
Adalah salah satu jenis dari berbagai jenis pasar yang mana dalam Pasar Monopolistik ini barang yang diproduksi dan diperdagangkan oleh produsen adalah sama, namun hanya berbeda corak saja. Hal inilah yang mendasari dari makna pasar monopolistik. Pasar Monopolistis baru dikembangkan oleh para ahli ekonomi pada tahun 1930 oleh E. Chamberlin dan Joan Robinson. Pasar ini berada diantara pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli.
Contoh produknya antara lain seperti alat tulis (pulpen, buku, penggaris, pensil, penghapus, spidol dan lain sebagainya) makanan ringan dan barang - baran lainnya yang mana berada di sektor pertokoan dan pasar tradisional, namun tidak menutup kemungkinan barang - barang dari pasar monopolistik ini dijual di tempat dagang lain misalnya toko kelontong. Barang yang diproduksi oleh perusahaan - perusahaan dalam pasar monopolistis bukan merupakan barang bersifat pengganti sempurna (perfect subtitute) namun merupakan barang pengganti yang dekat (close subtitute).

pengaruh dari persaingan monopolistis terhadap corak permintaan, dimana kurva permintaan tidak bersifat elastis sempurna dengan kurva penjuala marginal tidak berimipit dengan kurva permintaan. Perusahaan mencapai keuntungan maksimal dalam keseimbangan jangka pendek dan keseimbangan jangka panjang. Penilaian atas persaingan monopolistis dimana efisiensi menggunakan sumber - sumber daya, efisiensi dan diferensiasi produksi, perkembangan teknologi dan inovasi serta distribusi pendapatan.

Dalam pasar monopolistis ini pada hakekatnya mengandung arti usaha - usaha diluar perubahan harga yang dilakukan oleh perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli terhadap barang yang diproduksi. atau yang lebih dikenal dengan Periklanan.
Persaingan bukan harga dapat dibedakan menjadi dua jenis yakni Diferensiasi produksi, yakni menciptakan barang sejenis namun berbeda coraknya dengan produksi perusahaan lainnya.
Iklan dan berbagai bentuk promosi penjualannlah yang digencarkan.


Ciri - ciri Pasar Monopolistik
Barang yang diperjual belikan relatif sama namun berbeda corak
seperti yang telah disinggung diatas bahwa barang yang diperdagangkan dalam pasar ini adalah serupa dan sama, namun berbeda coraknya (diferentiated product). Setiap Produsen harus memiliki khas yang menjadi corak akan barang yang diproduksi yang secara fisik, serta pengemasannya yang mana mudah dibedakan antara barang yang diproduksi oleh produsen lainnya. Serta perbedaan dalam bentuk jasa perusahaan setelah penjualan (after-service) dan perbedaan dalam cara membayar barang yang dbeli.

Banyak Penjual
Jumlah penjual amat banyak, namun tidak sebanyak penjual dalam pasar persaingan sempurna. Perusahaan dalam pasaran monopolistis ini memiliki ukuran yang relatif sama,
tak heran keadaan inilah yang menyebabkan produksi suatu perusahaan relatif sedikit apabila dibandingan dengan keseluruhan dalam keseluruhan pasar.

Perusahaan memiliki kekuasaan dalam mempengaruhi harga.
Meskipun memiliki kekuasaan dalam mempengaruhi harga, namun kekuasaan ini hanyalah sedikit. Lebih sedikit apabila dibandingkan dengan perusahaan pasar oligopoli dan monopoli.
Hal ini dikarenakan karena barang yang dihasilkan
antar produsen memiliki sifat differentiated product maka kondisi inilah juga yang menyebabkan konsumen dapat memilih. Apabila suatu perusahaan menaikan harga, perusahaaan tersebut
masih mendapatkan konsumen meskipun, dan ketika perusahaan menurunkan harga juga masih mendapatkan konsumen.


Adanya Iklan
Persaingan dalam mempromosikan barang yang dijual dalam pasar monopolistis sangar aktik, hal ini dilihat dari munculnya iklan maupun promo penjualan lainnya. Sehingga
banyak konsumen yang tertarik untuk membeli barang dari suatu perusahaan tertentu.

Hambatan masuk kedalam industri biasanya Relatif Mudah.
Sebuah perusahaan yang akan masuk dan menjalani usaha dalam suatu bidang di pasa monopolistis ini tidak banyak mengalami kesulitan, umumnya hanya masalah biaya.
Karena biaya untuk mendirikan usaha dalam pasar monopolistis cukup besar.
kesulitan justru didapat pada pelemparan barang untuk dijual di pasar. karena harus memiliki suatu corak barang tertentu dari barang yang sudah ada di pasar dan harus lebih menarik
sehingga mampu memikat minat konsumen apalagi untuk membeli barang yang dijual.

Kebaikan
  1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntngan bagi konsumen untuk memilih produk yang paling baik dan paling bagus (biasanya dilihat dari harga dan kualitas)
  2. Kebebasan keluar masuk bagi suatu perusahaan (produsen) mendorong produsen untuk selalu melakukan pembaharuan (inovasi) dalam menghasilkan sebuah produk.
  3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif terhadap produk yang akan produk yang dibeli.


Keburukan
  1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persainga yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga kasian bagi produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman akan cepat tersingkir dari pasar.
  2. Selain modal yang cukup besar untuk masuk ke pasar monopolistik, karena para produsen di pasar monopolistik memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
  3. Karena inovasi dari tiap produsen, maka akibatnya konsumen yang merogoh kocek lebih dalam apabila mau membeli barang.
  4. Dibutuhkan biaya promosi yang tinggi pula


Makna Periklanan dalam Pasar Monopolistik

Sebagaimana dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mengenai iklan adalah berita / pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Sudah jelas bahwa tujuan dari iklan tentunya adalah untuk memberikan penerang kepada konsumen mengenai barang yang diproduksi satu perusahaan, serta penekanan bahwa barang yang diproduksi adalah bagus dan berkualitas, aman, legal halal dan tidak membahayakan. sehingga terjalin hubungan baik dengan para konsumen
maka dari itu beberapa langkah penting dalam memaksimalkan iklan dirangkum penulis antara lain :

  • Iklan harus memberi keterangan yang benar dan jujur mengenai produk yang dipromosikan
  • Peraturan yang mengarahkan iklan untuk bersifat penerangan dan bukan untuk menarik pelanggan perusahaan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar